TPP P3MD Kota Langsa

Pendamping hanya memandu, desa yang menentukan maju.
. SILAHKAN MASUKAN TEXT YANG KALIAN INGINKAN.

Labels

Friday, October 16, 2026

Menuju Bansos Tepat Sasaran, TPP Kota Langsa Dorong Digitalisasi dan Pemutakhiran Data Perlinsos

LANGSA – Dalam upaya menyukseskan reformasi bantuan sosial yang lebih transparan dan berkeadilan, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kota Langsa bergerak aktif mendorong program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Langkah strategis ini difokuskan pada pemutakhiran data masyarakat yang berada dalam kelompok ekonomi desil 1 hingga desil 4 agar seluruh program intervensi kemiskinan benar-benar jatuh ke tangan yang berhak.

Sejak program ini diluncurkan secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Langsa, Dharma Putra, SP, TPP bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan aparatur gampong terus mengawal validitas data di lapangan. Sebagai contoh nyata, pendataan massal di Desa Seulalah Baru, Kecamatan Langsa Lama, berhasil menjaring antusiasme 350 warga. Sementara itu, akselerasi serupa di Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, dilaporkan telah mencapai progres signifikan hingga 90 persen.

Peran Krusial TPP dalam Pemutakhiran Data

Sebagai ujung tombak pemberdayaan di tingkat akar rumput, TPP Kota Langsa mengambil peran penting dalam meminimalkan kekeliruan data status sosial (seperti exclusion dan inclusion error). Sinergi di lapangan diperkuat oleh kolaborasi bersama Agen Perlinsos, perangkat desa, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan verifikasi by name by address langsung ke rumah-rumah warga.

Operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Kota Langsa, Agus Suryadi, menjelaskan bahwa pemutakhiran data ini memberikan ruang bagi warga yang kondisi ekonominya tidak sesuai dengan status desil terdaftar. Melalui pengawalan dari para pendamping, warga yang berhak namun belum terdaftar kini memiliki peluang lebih besar untuk diusulkan sebagai calon penerima bantuan.

Transparansi Melalui Portal Perlinsos Digital

Digitalisasi bansos nasional yang digalakkan berbasis Digital Public Infrastructure (DPI) membawa perubahan besar pada sistem birokrasi. Lewat portal resmi perlinsos.go.id, masyarakat dipermudah untuk melakukan pendaftaran mandiri menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Sistem ini dilengkapi dengan teknologi verifikasi otomatis lintas instansi serta fitur masa sanggah. Adanya masa sanggah ini memungkinkan warga mengajukan perbaikan atau penurunan desil secara cepat apabila data di sistem tidak mencerminkan realitas ekonomi mereka di lapangan.

Mengajak Warga Lewat Gerakan Peduli Tetangga

Selain aspek teknologi, TPP Kota Langsa turut menyuarakan semangat Gerakan Nasional Peduli Tetangga. Gerakan peduli ini mengetuk solidaritas masyarakat yang melek teknologi untuk aktif membantu warga lansia atau kelompok rentan di sekitar mereka yang mengalami kendala saat mengakses layanan digital.

Pemerintah menargetkan perluasan registrasi Perlinsos Digital ini dapat merangkum data yang valid hingga akhir tahun 2026. Keberhasilan pemutakhiran data ini diharapkan menjadi kunci utama agar bantuan reguler seperti PKH maupun Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT/Sembako) di Kota Langsa terdistribusi secara transparan, akurat, dan tepat sasaran.


0 comments:

Post a Comment