Langsa – Tenaga Pendamping
Profesional (TPP) Kota Langsa menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan 47
geuchik yang resmi dilantik oleh Wali Kota Langsa pada 30 Juli 2026, sebagai
upaya memperkuat tata kelola pemerintahan gampong dan mempercepat pembangunan
desa yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Pelantikan yang dipimpin langsung
oleh Wali Kota Langsa tersebut menandai dimulainya masa pengabdian para geuchik
dalam memimpin pemerintahan gampong di wilayah Kota Langsa. Momentum ini
diharapkan menjadi awal kepemimpinan yang amanah, inovatif, serta mampu
mendorong kemajuan desa melalui tata kelola pemerintahan yang transparan dan
partisipatif.
Koordinator Tenaga Pendamping
Profesional (TPP) Kota Langsa, Heriansyah Putra, ST, menyampaikan ucapan
selamat kepada seluruh geuchik yang telah menerima amanah dari masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh besarnya
anggaran, tetapi juga oleh komitmen pemimpin desa dalam membangun kolaborasi dan
memberdayakan masyarakat.
"Kami mengucapkan selamat
kepada 47 geuchik yang telah resmi dilantik oleh Wali Kota Langsa. Amanah ini
merupakan kepercayaan besar dari masyarakat yang harus dijalankan dengan penuh
integritas, tanggung jawab, dan semangat melayani. TPP Kota Langsa siap menjadi
mitra strategis pemerintah gampong dalam mendampingi proses perencanaan,
pelaksanaan, hingga pelaporan pembangunan desa sesuai dengan ketentuan yang
berlaku," ujar Heriansyah Putra, ST.
Ia menegaskan bahwa peran TPP
bukan hanya mendampingi aspek administrasi pengelolaan Dana Desa, tetapi juga
memperkuat kapasitas pemerintah gampong dalam merancang pembangunan yang
berorientasi pada kebutuhan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik,
serta mendorong pemberdayaan ekonomi desa.
Menurut Heriansyah, sinergi yang
baik antara pemerintah gampong, Badan Permusyawaratan Gampong (BPG), pendamping
desa, serta seluruh unsur masyarakat merupakan fondasi utama bagi keberhasilan
pembangunan.
"Kami berharap para
geuchik mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat
serta menghadirkan inovasi yang dapat menggali potensi lokal. Dengan kolaborasi
yang kuat, pembangunan desa akan berjalan lebih efektif dan manfaatnya dapat
dirasakan secara langsung oleh masyarakat," tambahnya.
TPP Kota Langsa juga mengajak
seluruh pemerintah gampong untuk mengedepankan prinsip transparansi,
akuntabilitas, partisipasi, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan
program pembangunan. Pengelolaan
Dana Desa yang tepat sasaran diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan
masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi desa.
Pelantikan 47 geuchik oleh Wali Kota Langsa pada 30 Juli menjadi momentum
penting dalam melanjutkan pembangunan desa di Kota Langsa. Dengan semangat
kebersamaan dan sinergi, TPP Kota Langsa berkomitmen untuk terus mendampingi
pemerintah gampong dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera
sebagai bagian dari pembangunan Kota Langsa secara berkelanjutan.














